DNAberita
DNAberita    
 Headlines  Economy  |  Law  | PoliticSports  |   IT  Lifestyle  |  Entertainment  | Profile |  Leisure  |  Graha  | Campus  |  Youth  |  Event  |  Lingua  |  Features  |  Index  |  Forum
Breaking News
Biak Diguncang Gempa 7,1 SR, Berpotensi Tsunami - Laser Pointer Juga Bisa Merusak Retina Mata - Nikah, Indra Bekti Ogah Gelontorkan Biaya Miliaran - Warnet Diimbau untuk Lebih 'Galak' dengan Situs Porno.
Untitled Document
tell a freind
      Content
feature   Exclusive
feature   Sketsa
feature   Hobby & Community
feature   Catatan Pinggir
feature   Camera
feature   Ruang Kata
 

lowongan kerja

Business Yellow Pages

Indosat

ANJ Finance

Buwi

Subur baru 300110

speedy 180310

 
 

 

  DNAberita - Digital News Terdepan
Berita Lainnya


Roy Suryo Yakin Video Mesum Ariel Pakai Hape Dual Camera dan Communicator

 


Portugal Lewatkan Kesempatan

 


Cantik dengan Santan Kelapa

 


Samsung Corby i5500 atau Samsung Galaxy 5 Dengan Android 2.1 dan Spesifikasi Oke

 


Belum Waktunya

 


Memilih Atap Rumah Tepat nan Estetik

 


Sejarah Penciptaan Lilin

 

 
feature Eksclusive
<< Back
_____________________________________________________________________________________________________________
  Tentang poligami Presiden Jacob Zuma

Presiden Afrika Selatan, Jacob Zuma, yang sedang berkunjung ke Inggris, dikritik oleh sebagian pers Inggris karena memiliki tiga isteri. Tetapi, sementara praktik itu tidak diterima di Barat, bagaimana bisa dibenarkan di negaranya sendiri?


(foto:telegrafh)

Pembicaraan dagang dan posisi negaranya sebagai tuan rumah Piala Dunia menjadi bagian dari agenda kunjungan tiga hari Jacob Zuma ke Inggris.

Namun, perhatian tertuju pada pendampingnya --Thobeka Madiba, wanita terbaru yang bergabung ke dalam perkawinan poligaminya.

Di Inggris, menikah dengan lebih dari satu orang pada saat bersamaan adalah perbuatan pidana (ilegal). Tetapi di kalangan suku Zulu, suku asal Zuma, poligami adalah tradisi.

Benturan perilaku ini terjadi sejak abar ke-19, ketika misionaris kulit putih menjelaskan bahwa pindah agama ke Kristen harus diikuti dengan penceraian isteri-isteri "ekstra", kata Ndela Ntshangase, seorang dosen kajian Zulu di Universitas Kwazulu-Natal.

Dan penjajah Inggris "mempersulit poligami bagi warga kulit hitam" dengan cara mengenakan pajak atas setiap isteri.

Selain itu, alokasi tanah sengaja dibuat tidak memadai untuk keluarga yang berpoligami, kata Ntshangase.

Namun demikian, poligami di Afrika Selatan masih menjadi kebiasaan bagi banyak orang. Warga Zulu yang hidup di perkotaan memang mengalami kesulitan untuk mengikuti praktik poligami, namun di kawasan pedesaan tradisi itu tetap bertahan.

Warga Muslim dan kelompok-kelompok kultural lainnya di Afrika Selatan juga mempraktikkan poligami.

Kritikan tajam dari pers Inggris terhadap perilaku perkawinan Zuma dijawabnya dengan mengatakan bahwa praktik itu adalah bagian dari kebudayaannya.

"Ketika Inggris datang ke negara kami, mereka mengatakan semua yang kami lakukan biadab, salah, tak bermartabat dan sebagainya," kata Zuma kepada koran Star di Johannesburg pekan ini

"Saya tidak tahu mengapa mereka masih saja menganggap kebudayaan mereka lebih tinggi dari peradaban orang lain."

Jadi, bagaimana mereka menjelaskan tradisi itu?

Perimbangan pria-wanita

Di Afrika bagian selatan, populasi wanita sedikit lebih banyak, kata Ntshangase. Ia menambahkan, populasi pria menyusut antara karena "kematian tak alami" di dalam peperangan dan kegiatan berbahaya lainnya.

"Kalau kita katakan harus satu pria untuk satu wanita, maka kita akan melihat sejumlah besar wanita yang tidak akan bersuami. Lalu, mau kita apakan mereka itu?"

Tetapi alasan ketidakseimbangan gender ini tidak diterima Protas Madlala, seorang analis politik independen yang menyebut itu "tidak canggih".

Orang-orang tua juga menggunakan poligami untuk memperingatkan anak-anak muda bahwa mereka bisa tidak dapat pacar kalau tidak berakhlak baik.

"Untuk mendapatkan seorang gadis, Anda harus menjadi anak baik," kata Ntshangase. "Pemuda yang bertanggung jawab akan menjadi suami yang bertanggung jawab."

Di dalam kebudayaan Zulu, "setiap anggota keluarga harus bekerja untuk kebaikan keluarga".

Dan cara untuk meningkatkan status dan pemasukan (income) keluarga adalah dengan menambah anggota, katanya. Dan menambah jumlah isteri bisa sangat menguntungkan bagi masyarakat pertanian.

Lagi pula, poligami akan mengangkat derajat kesejahteraan ekonomi kaum wanita --satu hal yang tidak akan mereka dapatkan kalau tidak begitu, kata Madlala.

"Poligami cocok dengan kualitas sosial-ekonomi yang kami miliki. Para isteri akan terjamin."

Tetapi teori bahwa poligami akan menyetarakan perempuan, tidak diyakini oleh Leslie Mxolisi Dikeni, seorang periset di Universitas Pretoria.

"Di atas kertas memang akan ada emansipasi penuh bagi wanita, namun bentuk poligami yang ada selama ini tidak seperti itu," kayanya.

Bahkan di dalam perkawinan poligami yang dikatakan setara sekalipun, akan ada ketidakseimbangan gender yang alami antara suami dan isteri-isterinya.

 

Pemanfaatan seluruh atau sebahagian materi artikel / berita - dengan tidak merubah substansi berita termaksud -, (teks, foto, logo) yang merupakan materi DNAberita.com bebas dimanfaatkan dengan Wajib mencantumkan sumber: DNAberita

 

 

 

  feature DNA | Bbc
_____________________________________________________________________________________________________________
  DNAberita - Digital News Terdepan
.feature Seteleh Kecelakaan 2000, Concorde Akan Kembali Diterbangkan
.feature Polusi Suara Ancam Kehidupan Ikan
.feature Jabulani Menuai Kritik
.feature Uskup Panjatkan Doa Khusus untuk Piala Dunia
.feature Kontrak Nikah Baru di Arab Saudi
  Index
 
DNAberita - Digital News Terdepan
 
Redaksi | Contact Us | About Us | Info Iklan | Berita Anda
Peraturan & Layanan
  Copyright@DNAberita.com - PT. Digital Media Indonesia.
All Rights Reserved